LAMPIRAN I

PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 121/PMK.06/2005 TENTANG TATA CARA PEMBERIAN IMBALAN BUNGA PAJAK BUMI DAN BANGUNAN KEPADA WAJIB PAJAK

 

DEPARTEMEN KEUANGAN RI
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
KPPBB/KPP PRATAMA ...................... (1)

 

 

NOTA PENGHITUNGAN PEMBERIAN IMBALAN BUNGA
PAJAK BUMI DAN BANGUNAN

 

 

I.

IDENTITAS WAJIB PAJAK

 

Nama

:

 .......................................................

(2)

Alamat

:

........................................................

(3)

NPWP

:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(4)

 

 

II.

IDENTITAS OBJEK PAJAK

 

NOP

:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

 

(5)

Alamat

:

.........................................................................................

(6)

 

 

III

DASAR PEMBERIAN IMBALAN BUNGA

 

1.

Dasar Pemberian Imbalan Bunga : (Beri tanda X' pada kotak yang sesuai)

 

 

Keterlambatan penerbitan SKKP PBB

 

Keterlambatan penerbitan SPMKP PBB

 

Kelebihan Pembayaran karena pengajuan keberatan/ permohonan banding dikabulkan sebagian/ seluruhnya

 

Kelebihan Pembayaran sanksi administrasi karena pengurangan/penghapusan sebagai akibat diterbitkannya keputusan keberatan/ putusan banding

 

 

 

 

 

 

 

 

2.

Tahun Pajak :..................................... (7)

 

IV

URAIAN PEMBERIAN IMBALAN BUNGA (8)

 

 

 

 

*)

Jenis SK/Surat

Nomor Ketetapan

Tanggal

Jumlah (Rp)

Pembayaran

Penerbitan SK/Surat

Batas akhir Penerbitan SK/Surat

Tgl

Rp

 

SKKP PBB

 

 

 

 

 

 

SPPT

 

 

 

 

 

 

 

SKP

 

 

 

 

 

 

STP PBB

 

 

 

 

 

 

SK Keberatan

 

 

 

 

 

Putusan Banding

 

 

 

 

SPMKP PBB

 

 

 

 

 

SK Pengurangan/ Penghapusan Sanksi Administrasi

 

 

 

 

 

*) Beri tanda 'X' pada kotak yang sesuai

V.

PENGHITUNGAN BUNGA

 

1.

Prosentase Bunga

:

2% per bulan

 

2.

Masa Bunga

:

Mulai tanggal ………… (9) s.d. tanggal ………………… (10).

 

 

 

 

Sebanyak ……… bulan ……… (11) hari, dibulatkan menjadi ………… (12) bulan

 

3.

Dasar Penghitungan Bunga

:

Rp ………………… (13).

 

4.

Bunga yang dapat diberikan

:

2% x ………………… (14) x Rp. …………………… (15) = Rp …………………

 

5.

Utang Pajak yang diperhitungkan : (16)

 

 

 

Jenis Pajak

Masa/Tahun Pajak

Nomor Ketetapan

 

 Jumlah Utang Pajak

 

…………………

…………………

…………………

Rp.

…………………

 

…………………

…………………

…………………

Rp.

…………………

 

…………………

…………………

…………………

Rp.

…………………

 

…………………

…………………

…………………

Rp.

…………………

 

…………………

…………………

…………………

Rp.

…………………

 

…………………

…………………

…………………

Rp.

…………………

 

 

 

Jumlah utang pajak yang diperhitungkan

Rp. ………………………

 

 

Bunga yang dapat dibayarkan

Rp. ………………………

 

 

DIHITUNG (17)

DITELITI (17)

DISETUJUI (17)

DITETAPKAN (17)

 

 

 

 

Ttd, nama Ikp & tgl

Ttd, nama lkp & tgl

Ttd, nama lkp & tgl

Ttd, nama lkp & tgl

 


PETUNJUK PENGISIAN

NOTA PENGHITUNGAN PEMBERIAN IMBALAN BUNGA PAJAK BUMI DAN BANGUNAN

 

NO.

URAIAN ISIAN

1

Diisi dengan nama KPPBB/KPP Pratama yang menerbitkan Nota Penghitungan Pemberian Imbalan Bunga.

2

Diisi dengan nama Wajib Pajak.

3

Diisi dengan alamat Wajib Pajak bersangkutan.

4

Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Wajib Pajak bersangkutan.

5

Diisi dengan Nomor Objek Pajak (NOP) dari objek pajak bersangkutan.

6

Diisi dengan alamat objek pajak bersangkutan

7

Diisi dengan Tahun Pajak.

8

Kolom *) .

Diisi dengan tanda 'X' pada SK/Surat yang terkait dengan penerbitan imbalan bunga.

Kolom "Nomor Ketetapan"

Diisi dengan nomor SK/Surat yang bersangkutan.

Kolom "Tanggal Penerbitan SK/Surat"

Diisi dengan tanggal penerbitan SK/Surat yang bersangkutan.

Kolom "Tanggal Batas Akhir Penerbitan SK/Surat"

Diisi dengan tanggal batas akhir penerbitan SK/Surat yang bersangkutan.

Kolom "Jumlah"

Diisi dengan jumlah rupiah sesuai dengan yang tercantum dalam SK/Surat.

Kolom "Pembayaran"

Diisi dengan tanggal dan jumlah pembayaran utang pajak yang telah dilaksanakan oleh Wajib Pajak

9

Diisi dengan tanggal mulai diperhitungkannya imbalan bunga sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

10

Diisi dengan tanggal akhir diperhitungkannya imbalan bunga sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

11

Diisi dengan jumlah bulan dan hari antara tanggal mulai sampai dengan tanggal akhir diperhitungkannya imbalan bunga.

12

Diisi dengan jumlah bulan yang telah dibulatkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, khusus untuk pemberian imbalan sehubungan dengan kelebihan pembayaran karena pengajuan keberatan/permohonan banding dikabulkan sebagian/seluruhnya maksimum adalah 24 bulan.

13

Diisi dengan jumlah yang menjadi dasar penghitungan bunga.

14

Diisi sama dengan angka 12.

15

Diisi sama dengan angka 13.

16

Diisi dengan jenis, Masa/Tahun Pajak, Nomor Ketetapan Pajak, dan jumlah utang pajak yang diperhitungkan dalam pemberian imbalan bunga.

17

Kolom "Dihitung"

Diisi oleh petugas yang menghitung imbalan bunga.

Kolom "Diteliti"

Diisi oleh Kepala Seksi atasan petugas yang melakukan penghitungan imbalan bunga.

Kolom "Disetujui"

Diisi oleh Kepala KPPBB/KPP Pratama yang bersangkutan.

 

MENTERI KEUANGAN,

 

ttd,-

 

JUSUF ANWAR

 


 

LAMPIRAN II

PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 121/PMK.06/2005 TENTANG TATA CARA PEMBERIAN IMBALAN BUNGA PAJAK BUMI DAN BANGUNAN KEPADA WAJIB PAJAK

 

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

Lembar ke-1 untuk WP
Lembar ke-2 untuk KPPN
Lembar ke-3 untuk KPPBB/KPP Pratama

 

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR ........................(1)

 

TENTANG


PEMBERIAN IMBALAN BUNGA PAJAK BUMI DAN BANGUNAN

 

DIREKTUR JENDERAL PAJAK,

 

 

Menimbang

:

a.

bahwa berdasarkan penelitian sehubungan dengan ………………… 2) atas nama ………………… 3) NPWP ……………… (4), Wajib Pajak bersangkutan berhak menerima imbalan bunga sesuai Pasal ……………… (5) Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2000;

 

 

b.

bahwa berdasarkan pertimbangan dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak tentang Pemberian Imbalan Bunga Pajak Bumi dan Bangunan;

 

 

 

 

Mengingat

:

1.

Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1983 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 3262) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 16 tahun 2000 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3984);

 

 

2.

Undang-undang Nomor 12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1985 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 3312) sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 1994 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1994 Nomor 62, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 3569);

 

 

3.

Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);

 

 

4.

Peraturan Menteri Keuangan Nomor ………………/PMK.03/ 2005 tentang Tata Cara Pemberian Imbalan Bunga Pajak Bumi dan Bangunan Kepada Wajib Pajak;

 

MEMUTUSKAN :

 

Menetapkan

:

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK TENTANG PEMBERIAN IMBALAN BUNGA PAJAK BUMI DAN BANGUNAN.

 

PERTAMA

:

Memberikan imbalan bunga kepada :

 

 

 

Nama Wajib Pajak

:

…………………………

(6)

Alamat Wajib Pajak

:

…………………………

 

 

 

…………………………

(7)

NPWP

:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(8)

NOP

:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

-

 

 

 

 

 

 

(9)

Alamat Objek Pajak

:

…………………………

 

 

 

…………………………

(10)

sejumlah Rp

:

…………………………

(11)

terbilang

:

…………………………

(12)

KEDUA

:

Imbalan bunga sebagaimana dimaksud dalam diktum PERTAMA diberikan berkenaan dengan …………………… (13) tahun pajak ……………… (14) sesuai Pasal …………  (15) Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2000.

 

KETIGA

Imbalan bunga sebagaimana dimaksud dalam diktum PERTAMA diperhitungkan dengan utang pajak sebesar Rp ………… (16) (terbilang : ………         ) dengan perincian sebagai berikut : (17)

 

Jenis Ketetapan Pajak

Jenis Pajak

Nomor Ketetapan Pajak

Jumlah Utang Pajak

…………………………… 

…………………………… 

…………………………… 

Rp.  …………………………… 

…………………………… 

…………………………… 

…………………………… 

Rp.  …………………………… 

…………………………… 

…………………………… 

…………………………… 

Rp.  …………………………… 

…………………………… 

…………………………… 

…………………………… 

Rp.  …………………………… 

…………………………… 

…………………………… 

…………………………… 

Rp.  …………………………… 

 

 

 

KEEMPAT

:

Sisa imbalan bunga yang dapat dibayarkan kepada Wajib Pajak sebesar Rp ……………… (18) (terbilang : …………………………………).

 

KELIMA

:

Apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam Keputusan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

 

Keputusan Direktur Jenderal Pajak ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

 

 

 

Ditetapkan di ……………… (19)

pada tanggal ………………… (20)

a.n.

 

 

 

DIREKTUR JENDERAL PAJAK

KEPALA KPPBB/ KPP PRATAMA

…………………………………… (21)

 

 

……………………………………… (22)

NIP. ……………………………… (23)

 

 

Keputusan Direktur Jenderal Pajak ini disampaikan kepada :

1.

Wajib Pajak yang bersangkutan;

2.

KPPN ...........................................;

3.

Arsip KPPBB/KPP Pratama.

 


PETUNJUK PENGISIAN

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK

TENTANG PEMBERIAN IMBALAN BUNGA

PAJAK BUMI DAN BANGUNAN

 

NO.

URAIAN ISIAN

1

Diisi dengan nomor SKPIB.

2

Diisi dengan alasan penerbitan SKPIB sebagaimana diatur dalam Pasal 11 ayat (3), Pasal 17B ayat (3), atau Pasal 27 ayat (2) Undang-undang KUP.

3

Diisi dengan nama Wajib Pajak yang bersangkutan.

4

Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dari Wajib Pajak yang bersangkutan.

5

Diisi dengan Pasal yang sesuai, yaitu Pasal 11 ayat (3), Pasal 17B ayat (3), atau Pasal 27A ayat (1) dan atau Pasal 27A ayat (2).

6

Diisi dengan nama Wajib Pajak yang bersangkutan.

7

Diisi dengan alamat Wajib Pajak yang bersangkutan.

8

Diisi dengan NPWP yang bersangkutan.

9

Diisi dengan Nomor Objek Pajak (NOP) dari objek pajak yang bersangkutan.

10

Diisi dengan alamat objek pajak yang bersangkutan.

11

Diisi besarnya imbalan bunga yang dapat diberikan (2% x Masa Bunga x Dasar Perhitungan).

12

Diisi dengan sebutan besarnya imbalan bunga yang dapat diberikan.

13

Diisi dengan alasan penerbitan SKPIB sebagaimana diatur dalam Pasal 11 ayat (3) Pasa17B ayat (3), atau Pasal 27 ayat (1) dan atau ayat (2) Undang-undang KUP.

14

Diisi dengan tahun pajak yang bersangkutan dengan alasan pada angka 13.

15

Diisi Pasal mendasari alasan pada angka 13.

16

Diisi dengan jumlah utang pajak yang diperhitungkan dengan imbalan bunga pada angka 11.

17

Diisi dengan jumlah Ketetapan Pajak, Jenis Pajak, Nomor Ketetapan Pajak dan jumlah utang pajak yang diperhitungkan dalam pemberian imbalan bunga.

18

Diisi dengan sisa imbalan bunga yang dapat dibayarkan (angka 11 - angka 16).

19

Diisi dengan tempat kedudukan KPPBB/KPP Pratama yang menerbitkan SKPIB.

20

Diisi dengan tanggal penerbitan SKPIB.

21

Diisi dengan nama KPPBB/KPP Pratama yang menerbitkan SKPIB.

22

Diisi dengan tanda tangan, nama jelas, dan cap Kepala KPPBB/KPP Pratama yang menerbitkan SKPIB.

23

Diisi dengan Nomor Induk Pegawai Kepala KPPBB/KPP Pratama yangmenandatangani SKPIB.

 

MENTERI KEUANGAN,

 

ttd,-

 

JUSUF ANWAR

 


 

LAMPIRAN III

PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 121/PMK.06/2005 TENTANG TATA CARA PEMBERIAN IMBALAN BUNGA PAJAK BUMI DAN BANGUNAN KEPADA WAJIB PAJAK

 

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

1.

Lembar ke-1 untuk KPPN

 

2.

Lembar ke-2 untuk KPPN

SURAT PERINTAH MEMBAYAR IMBALAN BUNGA (SPMIB)
PAJAK BUMI DAN BANGUNAN

3.

Lembar ke-3 untuk WP

4.

Lembar ke-4 untuk KPPBB/ KPP Pratama

Nomor

:

……………………………… (1)

 

 

Tanggal

:

……………………………… (2)

Tahun Anggaran : ………………………… (3)

 

 

 

Fungsi, Subfungsi, Program

:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

………………………………………

(4)

Bagian Anggaran, Eselon, Satker

:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

………………………………………

(5)

 

:

………………………………………

(6)

Kode Lokasi

:

 

 

 

 

………………………………………

(7)

Nomor SKPIB

:

………………………………………

(8)

Tanggal SKPIB

:

………………………………………

(9)

 

MEMERINTAHKAN KEPADA

 

Pemegang Rekening Kas Negara A KPPN

:

 

 

 

………………………………………

(10)

Untuk membayar Imbalan Bunga kepada

:

 

 

 

Nama Wajib Pajak

:

………………………………………

(11)

Alamat Wajib Pajak

:

………………………………………

(12)

Nama Bank

:

………………………………………

Nomor Rekening ………………………………………

(13)

NPWP

:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(14)

 

 

URAIAN

MAK

JUMLAH

 

1

Dasar Pengesahan Pembayaran/Pengeluaran :

(15)

(16)

 

 

a.

Pasal 11 ayat (3) UU KUP

 

 

 

 

 

 

Rp. …………………………………………

 

 

b.

Pasal 17B ayat (3) UU KUP

 

 

 

 

 

 

Rp. …………………………………………

 

 

c.

Pasal 27A ayat (1) UU KUP

 

 

 

 

 

 

Rp. …………………………………………

 

 

d.

Pasal 27A ayat (2) UU KUP

 

 

 

 

 

 

Rp. …………………………………………

 

 

e.

Jumlah (a + b + c + d)

 

 

 

 

 

 

Rp. …………………………………………

 

 

 

 

 

 

 

2.

Diperhitungkan untuk pembayaran Utang Pajak :

(17)

(18)

 

 

a.

Nomor ……………… KJS ………………

 

 

 

 

 

 

Rp. …………………………………………

 

 

b.

Nomor ……………… KJS ………………

 

 

 

 

 

 

Rp. …………………………………………

 

 

c.

Nomor ……………… KJS ………………

 

 

 

 

 

 

Rp. …………………………………………

 

 

d.

Nomor ……………… KJS ………………

 

 

 

 

 

 

Rp. …………………………………………

 

 

e.

Nomor ……………… KJS ………………

 

 

 

 

 

 

Rp. …………………………………………

 

 

f.

Nomor ……………… KJS ………………

 

 

 

 

 

 

Rp. …………………………………………

 

 

g.

Nomor ……………… KJS ………………

 

 

 

 

 

 

Rp. …………………………………………

 

 

h.

Nomor ……………… KJS ………………

 

 

 

 

 

 

Rp. …………………………………………

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.

Jumlah yang diperhitungkan (a+b+c+d+e+f+g+h)

 

Rp. …………………………………………

 

 

 

 

 

 

4.

Jumlah yang dibayarkan (1.e – 3)

 

 Rp. ……………………………            (19)

 

Terbilang :

………………………………………………………………………………

 

 

………………………………………………………………………………(20)

 

 

 …………………, tgl. ………………… (21)

a.n. Menteri Keuangan

Kepala KPPBB/KPP Pratama ……………… (22)

 

 

………………………………………………………

NIP.

Diisi cap

"Telah diterbitkan SP2D

 

 

Tanggal : ……………… Nomor : …………… "

 

dan paraf Kepala Seksi Perbendaharaan KPPN yang bersangkutan………………… (23)

                                                                                                                                                             

 

 

 


PETUNJUK PENGISIAN

SURAT PERINTAH MEMBAYAR IMBALAN BUNGA (SPMIB)

PAJAK BUMI DAN BANGUNAN

 

NO.

URAIAN ISIAN

1

Diisi dengan nomor SPMIB yang diterbitkan.

2

Diisi dengan tanggal penetapan SPMIB.

3

Diisi dengan tahun anggaran SPMIB diterbitkan.

4

Diisi dengan kode fungsi dua digit, sub fungsi dua digit, dan program empat digit sesuai dengan fungsi, sub fungsi dan program kantor yang bersangkutan.

5

Diisi dengan kode Bagian Anggaran dua digit, kode Eselon I dua digit,dan Kantor Penerbit SPMIB enam digit.

6

Diisi dengan uraian kode kantor yang bersangkutan. , .

7

Diisi dengan kode lokasi SPMIB bersangkutan diterbitkan.

8

Disii dengan nomor SKPIB yang ditetapkan.

9

Diisi dengan tanggal SKPIB yang ditetapkan.

10

Diisi dengan kode KPPN diikuti uraian KPPN Pembayar (misalnya KPPN I (018) Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Jakarta I).

11

Diisi dengan Nama Wajib Pajak Penerima SPMIB yang bersangkutan.

12

Diisi dengan Alamat Wajib Pajak yang bersangkutan.

13

Diisi dengan Nama Bank dan Nomor Rekening Wajib Pajak yang digunakan dalam pembayaran imbalan bunga dengan cara pemindahbukuan.

14

Diisi dengan NPWP Wajib Pajak yang bersangkutan.

15

Diisi dengan kode MAK SPMIB yang dikeluarkan.

16

Diisi dengan jumlah yang diterima.

17

Diisi dengan kode MAP yang akan dijadikan sebagai dasar pembayaran pajak terutang Wajib Pajak.

18

Diisi dengan jumlah uang yang akan dijadikan sebagai dasar pembayaran pajak terutang Wajib Pajak.

19

Diisi dengan angka jumlah bersih uang yang dibayarkan.

20

Diisi dengan huruf jumlah bersih uang yang dibayarkan.

21

Diisi dengan tempat dan tanggal SPMIB diterbitkan.

22

Diisi dengan nama Kantor dan Kepala KPPBB/KPP Pratama penandatangan SPMIB.

23

Diisi dengan cap

 

"Telah diterbitkan SP2D
Tanggal ...............Nomor: ..........",
dan paraf Kepala Seksi Perbendaharaan KPPN yang bersangkutan.

 

 

 

 

 

Salinan sesuai dengan aslinya,

Kepala Biro Umum

u.b.

Kepala Bagian T.U. Departemen

 

ttd.

 

Koemoro Warsito

NIP 060041898

MENTERI KEUANGAN,

 

ttd,-

 

JUSUF ANWAR