LAMPIRAN 1
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR : SE-02/PJ.04/2007
TANGGAL : 07 Mei 2007


DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
............................................................................................ (1)


Nomor      ..................... .....................
Sifat :  Segera
Lampiran :  Satu set
Hal :  Usul Pemeriksaan Khusus


Yth. ............................ (2)
..................................


Sehubungan dengan informasi, data, laporan, atau permintaan Wajib Pajak serta analisis terlampir, dengan ini disampaikan usul untuk melakukan Pemeriksaan Khusus terhadap Wajib Pajak:
1. Nama :  ............................................... (3)
2. NPWP :  ............................................... (4)
3. Alamat :  ............................................... (5)
4. Tahun Pajak :  ............................................... (6)
5. Kode Pemeriksaan :  ............................................... (7)
6. UP3 yang diusulkan :  ............................................... (8)

Demikian untuk dapat dipertimbangkan.




Kepala Kantor



................................
NIP ..................... (9)


Tembusan:
.................. (10)




PETUNJUK PENGISIAN
USUL PEMERIKSAAN KHUSUS
(Lampiran 1)

Angka (1) Diisi dengan nama unit yang mengusulkan Pemeriksaan Khusus
Angka (2) Diisi dengan:
  1. Kepala Kantor Wilayah DJP apabila usul Pemeriksaan khusus berasal dari KPP atau Karikpa
  2. Direktur P2 apabila usul Pemeriksaan khusus berasal dari Kantor Wilayah DJP
Angka (3) Diisi dengan Nama Wa;ib Pajak
Angka (4) Diisi dengan NPWP
Angka (5) Diisi dengan alamat Wajib Pajak
Angka (6) Diisi dengan tahun pajak yang akan diperiksa
Angka (7) Diisi dengan kode pemeriksaan
Angka (8) Diisi dengan UP3 yang diusulkan untuk melakukan pemeriksaan.
Angka (9) Diisi dengan nama, NIP dan tanda tangan pejabat serta cap jabatan
Angka (10) Apabila usul dibuat oleh:
  1. Kepala KPP ditembuskan ke Kepala Karikpa;
  2. Kepala Karikpa ditembuskan ke Kepala KPP;
  3. Kepala Kantor Wilayah DJP, diisi dengan tembusan kepada Kepala KPP/Karikpa terkait.





LAMPIRAN 2
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR : SE-02/PJ.04/2007
TANGGAL : 07 Mei 2007


DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
............................................................................................. (1)


ANALISIS POTENSI PEMERIKSAAN KHUSUS

1. Jenis usaha Wajib Pajak/KLU (diisi dengan KLU menurut SPT atau berdasarkan hasil pemeriksaan terakhir)
...........................................................................................................................................................................................
2. Data dan informasi tersedia (data SPT tahun yang akan diperiksa beserta lampirannya dan data/informasi lainnya yang diperoleh dari media massa atau lembaga/instansi lain atau masyarakat)
...........................................................................................................................................................................................
3. Penelaahan Pola Kepatuhan Wajib Pajak (mis.penyampaian SPT/pembayaran/setoran masa selama 2 tahun terakhir)
...........................................................................................................................................................................................
4. Penelaahan atas hasil temuan audit sebelumnya.(minirnal 3 tahun terakhir apabila diperiksa)
...........................................................................................................................................................................................
5. Perkiraan Potensi Pajak (dapat dihasilkan dari analisis laporan keuangan dan SPT, dan atau dari data dan informasi yang tersedia)
...........................................................................................................................................................................................
6. Kesimpulan
...........................................................................................................................................................................................
7. UP3 yang ditunjuk
...........................................................................................................................................................................................





LAMPIRAN 3
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR : SE-02/PJ.04/2007
TANGGAL : 07 Mei 2007


DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
........................................................................(1)
Jalan Gatot Subroto 40 - 42 Telepon : 5250208; 5262880
Jakarta 12190 Faks : 52964483
Tromol Pos 124 Jakarta Home page. http://www.pajak.go.id
 


Nomor      ..................... .....................
Sifat :  Segera
Lampiran :  -
Hal :  Instruksi/Persetujuan Pemeriksaan Khusus


Yth. .......................................
............................................. (2)


Sehubungan dengan ................................... (3), dengan ini diberikan instruksi/persetujuan untuk melakukan Pemeriksaan Khusus terhadap Wajib Pajak:
1. Nama :  ............................................... (4)
2. NPWP :  ............................................... (5)
3. Alamat :  ............................................... (6)
4. Kode Pemeriksaan :  ............................................... (7)

dengan ketentuan sebagai berikut :
  1. Tahun Pajak yang diperiksa adalah Tahun Pajak ............................................. (8)
  2. Surat Perintah Pemeriksaan Pajak harus sudah diterbitkan paling lambat ....... ..... (9) hari setelah tanggal diterimanya LP2;
  3. Pemeriksaan harus diselesaikan selambat-lambatnya ..................................... (10)
  4. Pemberitahuan hasil Pemeriksaan kepada Wajib Pajak dan pembahasan akhir dapat dilakukan setelah hasil Pemeriksaan mendapat surat tindak lanjut hasil pemeriksaan /tanpa menunggu surat tindak lanjut hasil pemeriksaan *) dari Direktur P2/Kepala Kanwil.
  5. ............................................................................................................................................................... (11)

Demikian untuk dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.



Direktur/Kepala Kantor *),



...................................
NIP. ............................ (12)


Tembusan:
.............................. (13)


*) coret yang tidak perlu




PETUNJUK PENGISIAN
PERSETUJUAN/INSTRUKSI MELAKUKAN PEMERIKSAAN KHUSUS
(Lampiran 3)

Angka (1) : Diisi dengan nama Kantor Wilayah DJP atau Direktur P2 yang mengeluarkan instruksi/persetujuan Pemeriksaan Khusus
Angka (2) : Diisi dengan Nama Kepala Unit Pelaksana Pemeriksaan Pajak
Angka (3) : Diisi dengan nomor dan tanggal surat usulan atau alasan dikeluarkannya Persetujuan Pemeriksaan khusus
Angka (4) : Diisi dengan Nama Wajib Pajak
Angka (5) : Diisi dengan NPWP
Angka (6) : Diisi dengan alamat Wajib Pajak
Angka (7) : Diisi dengan kode pemeriksaan
Angka (8) : Diisi dengan tahun pajak yang diperiks 3
Angka (9) : Diisi dengan jumlah hari
Angka (10) : Diisi dengan tanggal batas waktu penyelesaian pemeriksaan
Angka (11) : Diisi dengan ketentuan lain yang diperlukan
Angka (12) : Diisi dengan Nama, NIP, dan tanda tangan Pejabat serta Cap Jabatan
Angka (13) : Diisi dengan tembusan kepada:
  1. Kepala Kantor Wilayah DJP dan Kepala Karikpa terkait dalam hal persetujuan dikeluarkan oleh Direktur P2 kepada Kepala KPP.
  2. Kepala KPP dan Kepala Karikpa terkait dalam hal persetujuan dikeluarkan oleh Direktur P2 kepada Ka Kanwil DJP.
  3. Kepala Kantor Wilayah CJP, Kepala KPP dan Kepala Karikpa terkait dalam hal persetujuan dikeluarkan oleh Direktur P2 kepada Ketua Kelompok Pemeriksa Pajak Direktorat P2.
  4. Tidak ditembuskan apabila instruksi/persetujuan dikeluarkan oleh Kepala Kantor Wilayah.





LAMPIRAN 4
SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR : SE-02/PJ.04/2007
TANGGAL : 07 Mei 2007



DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

Jalan Gatot Subroto 40 - 42 Telepon : 5250208; 5262880
Jakarta 12190 Faks : 52964483
Tromol Pos 124 Jakarta Home page. http://www.pajak.go.id
 


Nomor      ..................... .....................
Sifat :  Segera
Lampiran :  -
Hal :  Instruksi/Persetujuan Pemeriksaan Ulang


Yth. .......................................
............................................. (1)


Sehubungan dengan ......................(2), dengan ini diberikan instruksi/persetujuan untuk melakukan Pemeriksaan Ulang terhadap Wajib Pajak:
1. Nama :  ............................................... (3)
2. NPWP :  ............................................... (4)
3. Alamat :  ............................................... (5)
4. Kode Pemeriksaan :  ............................................... (6)

dengan ketentuan sebagai berikut :
  1. Tahun Pajak yang diperiksa adalah Tahun Pajak ............................................. (7)
  2. Surat Perintah Pemeriksaan Pajak harus sudah diterbitkan paling lambat ............. (8) hari setelah tanggal diterimanya LP2;
  3. Pemeriksaan harus diselesaikan selambat-lambatnya ..................................... (9)
  4. Pemberitahuan hasil Pemeriksaan kepada Wajib Pajak dan pembahasan akhir, dapat dilakukan setelah hasil Pemeriksaan mendapat persetujuan dari Direktur P2.
  5. ............................................................................................................................ , (10)

Demikian untuk dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.




Direktur Jenderal,

ttd

...........................
NIP. .................... (11)


Tembusan:

................... (12)



PETUNJUK PENGISIAN
PERSETUJUAN/INSTRUKSI MELAKUKAN PEMERIKSAAN ULANG
(Lampiran 4)

Angka (1) : Diisi dengan Nama Kepala Unit Pelaksana Pemeriksaan Pajak
Angka (2) : Diisi dengan nomor dan tanggal surat usulan atau alasan dikeluarkannya Persetujuan Pemeriksaan Ulang.
Angka (3) : Diisi dengan Nama Wajib Pajak
Angka (4) : Diisi dengan NPWP
Angka (5) : Diisi dengan alamat Wajib Pajak
Angka (6) : Diisi dengan kode pemeriksaan
Angka (7) : Diisi dengan tahun pajak yang diperiksa
Angka (8) : Diisi dengan jumlah hari
Angka (9) : Diisi dengan tanggal batas waktu penyelesaian pemeriksaan
Angka (10) : Diisi dengan ketentuan lain yang diperlukan
Angka (11) : Diisi dengan Nama, NIP, dan tanda tangan Pejabat serta Cap Jabatan
Angka (12) : Diisi dengan tembusan kepada:
  1. Kepala Kantor Wilayah DJP dan Kepala Karikpa terkait dalam hal instruksi diberikan kepada Kepala KPP.
  2. Kepala KPP dan Kepala Karikpa terkait dalam hal instruksi diberikan kepada Ka Kanwil DJP.
  3. Kepala Kantor Wilayah DJP, Kepala KPP dan Kepala Karikpa terkait dalam hal instruksi diberikan kepada Ketua Kelompok Pemeriksa Pajak Direktorat P2.