Lampiran 1
WP. Perseorangan

 

Lampiran

:

.............................

Perihal

:

Permohonan pengurangan PBB Tahun Pajak

 

Kepada Yth :

Menteri Keuangan RI.
Cq. Kepala Kantor Pelayanan PBB
..............................
di
..............................

 

                Yang bertanda tangan di bawah ini :

 

Nama

..............................

Alamat

:

..............................

 

sebagai wajib pajak PBB atas objek pajak yang terletak di :

Jalan .............................. Rt ...Rw .......
Desa/Kel. .............................. Kecamatan ..............................
KabKodya Dati II ..............................
NOP ..............................
PBB terutang untuk tahun .............................. sebesar Rp ..............................
( ............................................................)

Tanggal diterimanya SPPT : ..............................

mohon pengurangan atas PBB terutang tersebut diatas sebesar ...%(.............................. perseratus)

 

                Alasan untuk mengajukan permohonan pengurangan ini adalah :

1.

..............................

2.

..............................

3.

..............................

 

Bersama ini dilampirkan pula :

1.

Daftar penghasilan/SK Pensiun/Surat Pernyataan mengenai Penghasilan/SPT PPh*)

2.

..............................

3.

..............................

 

                Demikian agar dapat dipergunakan sebagai bahan pertimbangan.

 

 

......................... 19.....


Pemohon

 

(..............................)

*) coret yang tidak perlu

 

Lampiran 1/2
WP. Kolektif

 

Nomor

:

.............................

.................. Tgl ...................

Lampiran

:

.............................

Perihal

:

Pengajuan Pengurangan PBB Tahun Pajak .............

 

Kepada Yth :

Menteri Keuangan RI.
Cq. Kepala Kantor Pelayanan PBB
..............................
di
        ..............................

 

                Yang bertanda tangan di bawah ini :

 

Kepala Desa/Lurah

..............................

Kecamatan

:

..............................

KabKodya

:

..............................

 

yang dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama para Wajib Pajak PB sebagaimana daftar terlampir, dengan ini mengajukan permohonan pengurangan PBB tahun pajak ................... sehubungan dengan : *)

1.

Terjadinya bencana alam.

2.

Sebab-sebab lain yang luar biasa.

3.

Alasan lain.

 

                Demikian untuk dimaklumi dan atas perhatiannya disampaikan terima kasih.

 

 

 

 

 

 

Kepala Desa / Lurah .................

 

 

 

 

(..............................)

Tembusan disampaikan kepada :

dr. Camat Kepala Wilayah ..............................

*) coret yang tidak perlu

 

Lampiran 2

 

DAFTAR NAMA WAJIB PAJAK YANG MENGAJUKAN PERMOHONAN PENGURANGAN PBB SECARA KOLEKTIF

 

Desa/Kelurahan

:

..............................

Kecamatan

:

..............................

Dati II

:

..............................

Tahun Pajak

:

..............................

Alasan permohonan

 

1.

Bencana Alam

2.

Sebab lain yang luar biasa

3.

Alasan lain

Tanggal Kejadian

:

..............................

 

No. Urut

Nama / Alamat WP

NOP

Letak OP

Kelas dan luas

Penghasilan dalam setahun Rp.

Ketetapan PBB

Rp.

SPPT / SKP. PBB diberikan tgl.

Permohonan pengurangan

Besarnya pengurangan PBB yang diberikan

Ketetapan PBB setelah diberikan pengurangan Rp.

BUMI

Bangunan

luas

kelas

luas

kelas

%

 Rp.

%

Rp.

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan :

*)

coret yang tidak perlu

 

-

Tanggal kejadian diisi tanggal terjadinya bencana alam atau lain-lain yang luar biasa

 

-

Kolom 1 s/d 13 diisi oleh Kepala Desa/Lurah dengan catatan :

 

 

a.

kolom 4 s/d 8 diisi untuk permohonan pengurangan karena bencana alam dan sebab lain yang luar biasa.

kolom 9 s/d 11 hanya diisi untuk permohonan pengurangan karena alasan lain (permohonan kolektif untuk ketetapan PBB sampai dengan Rp. 100.000);

 

-

Kolom 14 s/d 16 diisi oleh Kantor Pelayanan PBB;

 

-

Dikirim rangkap dua ke KP. PBB, setelah diproses, satu lembar dikirim kembali ke Kepala Desa/Lurah sebagai Lampiran Surat Keputusan.

 

Lampiran 3

 

BUKU PENJAGAAN PENYELESAIAN PERMOHONAN PENGURANGAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN TAHUN ..............
KANWIL ............. DJP ......................
KP.PBB ................................

 

No. Urut

Agenda TU/PST

Nama WP Alamat NOP

Surat Permohonan

Penyelesaian

Keterangan

No.

Tgl.

No.

Tgl.

Tgl. Penyelesaian

No. SK

Tgl. Pengiriman

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan :

Buku penjagaan ini digunakan selama tahun pajak yang bersangkutan.

 

PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR BUKU PENJAGAAN PENYELESAIAN PERMOHONAN PENGURANGAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN

 

1.

Kolom 1

:

Diisi nomor urut surat masuk ke Pelayanan Satu Tempat (PST) atau Seksi Keberatan dan Pengurangan / P2K;

2.

Kolom 2

:

Diisi nomor agenda TU/PST yang disesuaikan dengan nomor agenda TU atau formulir PST;

3.

Kolom 3

:

Diisi tanggal agenda TU/PST yang disesuaikan dengan nomor agenda TU atau formulir PST;

4.

Kolom 4

:

Diisi nama Wajib Pajak, alamat Objek Pajak, dan Nomor Objek Pajak (NOP);

5.

Kolom 5

:

Diisi nomor surat permohonan pengurangan PBB;

6.

Kolom 6

:

Diisi tanggal surat permohonan pengurangan PBB;

7.

Kolom 7

:

Diisi tanggal Surat Keputusan Pemberian Pengurangan PBB;

8.

Kolom 8

:

Diisi nomor Surat Keputusan Pemberian Pengurangan PBB;

9.

Kolom 9

:

Diisi tanggal penyampaian Surat Keputusan Pemberian Pengurangan PBB kepada Wajib Pajak/kuasanya atau tanggal pengiriman melalui pos;

10.

Kolom 10

:

Diisi keterangan yang diperlukan lainnya, seperti nama penerima atau pengirim Surat Keputusan Pemberian Pengurangan PBB.

 

Lampiran 4

 

PROPINSI

:

...............................

TAHUN PAJAK  

:

...............................

KABUPATEN/KODYA

:

...............................

 

 

KECAMATAN

:

...............................

 

 

DESA/KELURAHAN

:

...............................

 

 

 

BERITA ACARA PEMERIKSAAN SEDERHANA KANTOR/PEMERIKSAAN SEDERHANA LAPANGAN **)

 

Pada hari ini :  ............................... tanggal ................... 19.. yang bertanda tangan di bawah ini :

 

1.

Nama

...............................  Jabatan ...............................

2.

Nama

:

...............................  Jabatan ...............................

3.

Nama

:

...............................  Jabatan ...............................

 

Selaku petugas yang ditunjuk/diperintahkan *) oleh Kepala Kantor Wilayah DJP/Kantor Palayanan PBB ...............................*) dengan disposisi / surat perintah *) No. ............................... tanggal ............................... telah melakukan pemeriksaan sederhana kantor/pemeriksaan sederhana lapangan *) terhadap objek pajak/kondisi wajib pajak :

 

1.

Nama wajib pajak

:

...............................

 

Alamat wajib pajak

:

...............................

 

Letak Objek Pajak

:

 ...............................

 

(Jl. Rt/Rw)

:

...............................

 

Nomor Objek Pajak

:

 ...............................

 

Tahun

:

...............................

 

Besarnya Pajak Terhutang

:

 Rp ..........................

2.

Daftar wajib pajak kolektif,

 

 

 

Desa/Kelurahan

:

...............................

 

Kecamatan

:

...............................

 

Daerah Tingkat II

:

...............................

 

Jumlah Ketetapan

:

Rp ..........................

 

Berdasarkan pemeriksaan sederahana kantor/pemeriksaan sederahana lapangan *) diperoleh fakta (terlampir), sebagai bahan pertimbangan pemberian pengurangan.

 

WAJIB PAJAK/KUASA *)

 

PETUGAS,

(...............................)

 

1.

(...............................)
NIP

2.

(...............................)
NIP

 

 

 

*) Coret yang tidak perlu
**) Khusus untuk pemeriksaan sederhana lapangan

3.

(...............................)
NIP

Mengetahui :

 

 

 

(...............................)

 

LAMPIRAN BERITA ACARA PEMERIKSAAN SEDERHANA KANTOR/PEMERIKSAAN SEDERHANA LAPANGAN

TANGGAL ...............................

 

No. Urut

Nama, Alamat Wajib Pajak dan NOP

Letak Objek Pajak

Kondisi

Permohonan pengurangan

(%)

Penghasilan (dalam 1 tahun)

Rp

Ketetapan PBB

Usul Besarnya Pengurangan PBB

Ketetapan PBB setelah diberikan pengurangan (8-10)

Ket.

WP

OP

%

Rp.

 

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Petunjuk Pengisian :

 

Tanggal

:

Diisi tanggal Pemeriksaan lapangan

 

Kolom 1

:

Cukup jelas

 

Kolom 2

:

Diisi Nama, Alamat WP, NOP

 

Kolom 3

:

Cukup jelas

 

Kolom 4

:

a.

Untuk WP perseorangan diisi penjelasan keadaan WP (misalnya pensiunan, Veteran 45, Janda, Pegawai Swasta, Wiraswasta, dlsb).

 

b.

Untuk WP badan diisi mengenai kondisi badan :

 

 

 

 

-

untuk ketetapan s/d Rp. 100.000,- diisi dengan tahun-tahun terjadinya kerugian.

 

 

 

-

untuk ketetapan diatas Rp. 100.000,- adalah keadaan likuidasi badan (tahun-tahun terjadinya kesulitan membayar upah/gaji karyawan).

Kolom 5

:

Diisi keadaan objek pajak misalnya :

 

 

 

a.

Listrik, telepon, (rekening)

 

 

 

b.

Harga gerak misal kendaraan bermotor/speed boot, meubel dan peralatan rumah tangga, dls.

 

 

 

c.

Keadaan rumah.

 

 

 

d.

SPT PPh tahun terakhir (bila ada)

 

 

 

e.

Untuk pengurangan kolektif karena bencana alam atau sebab-sebab lain yang luar biasa, diisi % (persentase) kerusakan.

 

Kolom 6

:

Diisi % (persentase) beserta permohonan pengurangan yang diusulkan oleh WP/Kepala Desa/Lurah.

 

Kolom 7

:

Diisi besarnya penghasilan dalam satu tahun untuk WP perseorangan.

 

Kolom 8

:

Diisi besarnya ketetapan PBB.

 

Kolom 9

:

Diisi besarnya % (persentase) pengurangan PBB.

 

Kolom 10

:

Diisi besarnya pengurangan PBB.

 

 

Lampiran 5

 

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
KANTOR WILAYAH .......... DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
..................................................
KANTOR PELAYANAN PBB ........................*)


SURAT PERINTAH PEMERIKSAAN SEDERHANA LAPANGAN

No. SP ................... ................... 19.....

KEPALA KANTOR WILAYAH DJP/KEPALA KANTOR PELAYANAN PBB
MEMERINTAHKAN KEPADA : *)

 

1.

....................

2.

....................

3.

....................

 

Untuk :

a. 

Mengadakan pemeriksaan sederhana lapangan terhadap objek pajak/kondisi Wajib Pajak PBB sesuai dengan permohonan pengurangan :

 

 

1.

Nama wajib pajak

:

...............................

 

 

 

Nomor Objek Pajak

:

...............................

 

 

 

Alamat

:

 ...............................

 

 

 

Letak Objek Pajak

:

...............................

 

 

2.

Kelurahan/Desa

:

 ...............................

 

 

 

Kecamatan

:

...............................

 

 

 

Kabupaten/Kodya

:

..............................

 

b.

Menyusun Berita-berita Acara Hasil Pemeriksaan sederhana lapangan untuk dilaporkan kepada Kepala Kantor Wilayah DJP/Kepala Kantor Pelayanan PBB ..............................*)

 

 

 

 

 

 

.............................. 19.....
KEPALA KANTOR WILAYAH DJP/KEPALA
KANTOR PELAYANAN PBB

 

 

 

(..............................)
NIP

*)

Coret yang tidak perlu

-a.1.

untuk permohonan pengurangan yang diajukan oleh wajib pajak;

-a.2.

untuk permohonan pengurangan yang diajukan secara kolektif oleh Kepala Desa/Lurah;

 

 

Lampiran 6

 

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

 

 

KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR : ..............................

 

TENTANG

 

PEMBERIAN PENGURANGAN
PAJAK BUMI DAN BANGUNAN YANG TERUTANG

 

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

 

Memperhatikan

:

Surat permohonan pengurangan pajak terutang tanggal .............................. Nomor .......................... dari WP/Desa/Kelurahan *) ..............................

Menimbang

:

a.

hasil pemeriksaan sederhana kantor/pemeriksaan sederhana lapangan *) permohonan pengurangan pajak sebagaimana dituangkan dalam Berita Acara pemeriksaan sederhana kantor/pemeriksaan sederhana lapangan tanggal : .............................. Nomor ........................

 

 

b.

bahwa setelah dipertimbangkan, maka besarnya pajak yang disetujui perlu ditetapkan dengan Keputusan Menteri Keuangan.

Mengingat

:

Keputusan Menteri Keuangan Nomor 158/KMK.04/1991 tanggal 13 Februari 1991 sebagaimana telah diubah terakhir dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 470/KMK.04/1996 tanggal 22 Juli 1996.

 

MEMUTUSKAN

 

Menetapkan

:

KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG PEMBERIAN PENGURANGAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN YANG TERUTANG

 

Pasal 1

 

(1) 

Mengabulkan seluruh permohonan/sebagian permohonan/menolak permohonan pengurangan pajak bumi dan bangunan yang terutang kepada : atas nama wajib pajak sebagaimana daftar terlampir *)

 

a.

Nama wajib pajak

:

...............................

 

 

Alamat wajib pajak

:

...............................

 

 

NOP

:

...............................

 

 

Pajak Terutang

:

Rp ..........................

 

b.

Letak tanah/bangunan

:

 ...............................

 

 

RT/RW

:

...............................

 

 

Kelurahan/Desa

:

..............................

 

 

Kecamatan

:

 ...............................

 

 

Dati II

:

...............................

 

 

Dati I

:

..............................

 (2)

Sesuai dengan ketentuan ayat (1) di atas, maka besarnya PBB terutang adalah sebagai berikut / sebagaimana daftar terlampir *) :

 

a.

Pajak terutang menurut SPPT/SKP/daftar terlampir

Rp ..............................

 

b.

Besarnya pengurangan (.........% x Rp. ...........) / daftar terlampir *)

Rp ..............................

 

c.

Jumlah pajak terutang setelah pengurangan (a-b)

Rp ..............................

 

 

(............................................................)

 

 

Pasal 2

 

Apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam Keputusan ini maka akan dibetulkan sebagaimana mestinya.

 

 

 

 

 

Ditetapkan di ..............................
Pada tanggal : ..............................

A.n. MENTERI KEUANGAN
KEPALA KANTOR WILAYAH DJP/
KEPALA KANTOR PELAYANAN PBB *)

 

 

 

 

(..............................)
NIP......................

 

Tembusan Surat Keputusan ini disampaikan kepada Yth.

 

1.

Kepala Kantor Wilayah .............................. DJP/Kepala Kantor Pelayanan PBB di ..............................*)

2.

Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Up. Kepala Dinas Pendapatan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta/
Bupati/Walikota KDH Tk. II ..............................*)
Up. Kepala Dinas Pendapatan Daerah Tk. II ..............................;

3.

Arsip

 

Catatan :

1.

*) coret yang tidak perlu

2.

Pasal 2 huruf b, besarnya persentase pengurangan adalah WP, diluar WP kolektif;

3.

Lampiran Keputusan untuk wajib pajak kolektif adalah sama-sama dengan lampiran permohonan secara kolektif (lembar kesatu) setelah diproses oleh Kanwil DJP/KP. PBB.

 

CONTOH

 

SURAT PERNYATAAN BESARNYA PENGHASILAN

 

        Yang bertanda tangan di bawah ini :

 

Nama wajib pajak

:

...............................

Alamat wajib pajak

:

...............................

Letak Objek

:

 ...............................

Nomor Objek Pajak

:

...............................

Besar PBB tahun ........

:

 Rp .........................

 

dengan ini menyatakan bahwa penghasilan saya adalah sebesar Rp ......................... per bulan.

 

        Penghasilan tersebut diatas saya peroleh dari :

 

1.

....................

2.

....................

3.

....................

 

Surat pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya untuk mendapat pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan tahun fiskal ..............................

 

        Apabila di kemudian hari ternyata pernyataan ini tidak benar, saya bersedia dituntut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

 

 

 

 

..............................
Yang membuat pernyataan,

 

 

 

 

(..............................)