Media Komunitas
Perpajakan Indonesia

BERITAEDUKASIINSIGHTFORUM
Home
/
Data Center
/
Konsolidasi Undang-Undang
/
Cukai
/
Pasal 10
Index
  • BAB I KETENTUAN UMUM
    Pasal 1Pasal 2Pasal 3Pasal 3APasal 3B
  • BAB II BARANG KENA CUKAI, TARIF CUKAI, DAN HARGA DASAR
    Pasal 4Pasal 5Pasal 6
  • BAB III PELUNASAN, PENUNDAAN, DAN FASILITAS Rev1)
    Pasal 7Pasal 7APasal 8Pasal 9
  • BAB IV PENAGIHAN, PENGEMBALIAN, DAN KEDALUWARSA
    Pasal 10Pasal 11Pasal 12Pasal 13
  • BAB V PERIZINAN
    Pasal 14Pasal 15
  • BAB VI PEMBUKUAN DAN PENCACAHAN Rev1)
    Pasal 16Pasal 16APasal 16BPasal 17Pasal 18Pasal 19Pasal 20Pasal 21Pasal 22Pasal 23
  • BAB VII PENIMBUNAN
    Pasal 24
  • BAB VIII PEMASUKAN, PENGELUARAN, PENGANGKUTAN, DAN PERDAGANGAN
    Pasal 25Pasal 26Pasal 27Pasal 28Pasal 29
  • BAB IX LARANGAN
    Pasal 30Pasal 31Pasal 32
  • BAB X KEWENANGAN DI BIDANG CUKAI
    Pasal 33Pasal 34Pasal 35Pasal 36Pasal 37Pasal 38Pasal 39Pasal 40Pasal 40APasal 40B
  • BAB XI KEBERATAN, BANDING, DAN GUGATAN Rev1)
    Pasal 41Pasal 42Pasal 43Pasal 43APasal 43BPasal 43CPasal 44Pasal 45Pasal 46Pasal 47Pasal 48Pasal 49
  • BAB XII KETENTUAN PIDANA
    Pasal 50Pasal 51Pasal 52Pasal 53Pasal 54Pasal 55Pasal 56Pasal 57Pasal 58Pasal 58APasal 59Pasal 60Pasal 61Pasal 62
  • BAB XIII PENYIDIKAN
    Pasal 63Pasal 64
  • BAB XIIIA PEMBINAAN PEGAWAI Rev1)
    Pasal 64APasal 64BPasal 64CPasal 64DPasal 64E
  • BAB XIV KETENTUAN LAIN-LAIN
    Pasal 65Pasal 66Pasal 66APasal 66BPasal 66CPasal 66DPasal 67Pasal 68
  • BAB XV KETENTUAN PERALIHAN
    Pasal 69Pasal 70
  • BAB XVI KETENTUAN PENUTUP
    Pasal 71Pasal 72
Susunan dalam Satu Naskah dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021
17 Bab | 92 Pasal
Last Update: 22 December 2025
Isi PasalPenjelasanPelaksana
BAB IV PENAGIHAN, PENGEMBALIAN, DAN KEDALUWARSA
Pasal 10
(1)
Penagihan dilakukan atas:
  1. utang cukai yang tidak dibayar pada waktunya;
  2. kekurangan cukai; dan/atau
  3. sanksi administrasi berupa denda. Rev1)
(2)
Utang cukai, kekurangan cukai, dan sanksi administrasi berupa denda sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib dibayar paling lama 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal diterima surat tagihan. Rev1)
(2a)
Pembayaran utang cukai, kekurangan cukai, dan/atau sanksi administrasi berupa denda sebagaimana dimaksud pada ayat (1), yang melebihi jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dikenai bunga sebesar 2% (dua persen) setiap bulan untuk paling lama 24 (dua puluh empat) bulan dari nilai utang cukai, kekurangan cukai, dan/atau sanksi administrasi berupa denda yang tidak dibayar. Rev1)
(2b)
Dalam hal tertentu, atas permintaan pengusaha pabrik, Direktur Jenderal dapat memberikan kemudahan untuk mengangsur pembayaran tagihan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dalam jangka waktu paling lama 12 (dua belas) bulan dan dikenai bunga sebesar 2% (dua persen) setiap bulan. Rev1)
(2c)
Pembayaran utang cukai, kekurangan cukai, dan sanksi administrasi berupa denda sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan bunga sebagaimana dimaksud pada ayat (2a) jumlahnya dibulatkan dalam ribuan rupiah. Rev1)
(3)
Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penagihan dan pengangsuran diatur dengan atau berdasarkan peraturan menteri. Rev1)
Keterangan

UU Nomor 39 Tahun 2007 (Rev1)
UU Nomor 7 Tahun 2021 (Rev2)

Fitur
data centerforum
Informasi
About UsKebijakan PrivasiPedoman Media SiberDisclaimerKontak KamiCareer
Navigating the Coretax era with
Ortax Ecosystem
Ortax Ecosystem
pajakexpress.com | pajak101.com | taxbase.id | bsadvisory.com

© Copyright 2026 PT INTEGRAL DATA PRIMA